PORTALBENGKULU.ID - Kota Surabaya diprakirakan akan diguyur hujan dengan intensitas ringan pada sore hingga malam hari ini, 24 Mei 2026. Meskipun demikian, suhu udara di ibu kota Jawa Timur ini diprediksi tetap terasa hangat dan gerah sepanjang siang hari.

Berdasarkan data cuaca terbaru, temperatur udara di wilayah Surabaya diproyeksikan berada pada rentang yang cukup dinamis. "Suhu udara di wilayah Surabaya berada pada rentang angka 24 hingga 31 derajat celsius," dilansir dari Detikcom.

Pada pagi hari, warga Surabaya akan merasakan udara yang relatif sejuk dengan suhu berkisar di angka 24 derajat celsius. Namun, seiring berjalannya waktu, suhu udara berpotensi melonjak hingga mencapai puncaknya pada 31 derajat celsius saat memasuki siang hingga awal sore hari.

Selain fluktuasi suhu, tingkat kelembapan udara di Kota Pahlawan ini tergolong sangat tinggi, yakni berkisar antara 65 hingga 96 persen. Kondisi kelembapan yang tinggi inilah yang memicu sensasi gerah dan tidak nyaman, terutama sesaat sebelum hujan mulai turun.

Meskipun hujan yang turun diprediksi hanya berintensitas ringan, kondisi ini tetap berpotensi memengaruhi aktivitas luar ruangan masyarakat. Genangan air juga patut diwaspadai di sejumlah kawasan yang memiliki sistem drainase kurang optimal.

Secara umum, langit Surabaya pada pagi hari terpantau cerah hingga berawan sebelum terjadi perubahan signifikan. Proses pembentukan awan hujan diperkirakan baru akan dimulai secara intensif pada siang menjelang sore hari.

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk mengantisipasi perubahan cuaca ini dengan selalu membawa payung atau jas hujan. Bagi para pengendara sepeda motor, kehati-hatian ekstra sangat diperlukan guna menghindari risiko jalan licin dan berkurangnya jarak pandang.

Tingginya kelembapan udara pasca-hujan juga dapat berdampak langsung pada kondisi fisik manusia. Proses penguapan keringat yang terhambat dalam kondisi lembap sering kali memicu rasa lelah yang lebih cepat bagi warga yang aktif di luar ruangan.

Untuk mengantisipasi dampak buruk kelembapan terhadap kesehatan pernapasan, warga disarankan menjaga sirkulasi udara di dalam rumah dengan baik. Selain itu, pemenuhan kebutuhan cairan tubuh yang cukup sangat penting agar terhindar dari dehidrasi di tengah cuaca gerah.