PORTALBENGKULU.ID - Penyelidikan mendalam tengah dilakukan oleh aparat kepolisian terkait insiden kebakaran hebat yang melanda Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Madi di Kabupaten Paniai, Papua Tengah, pada Selasa, 7 April 2026. Fokus utama penyelidikan kini mengarah pada dugaan adanya unsur kesengajaan atau sabotase dalam peristiwa tersebut.
Titik terang penyelidikan muncul setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) berhasil menangkap momen aktivitas mencurigakan sesaat sebelum api mulai membesar sekitar pukul 11.40 WIT. Dua orang terduga pelaku teridentifikasi berada di lokasi kejadian sebelum kebakaran terjadi.
Dilansir dari Detikcom, Kapolres Paniai, AKBP Roycke H.F. Betaubun, mengonfirmasi bahwa sumber awal api diduga berasal dari area penyimpanan peralatan kebersihan rumah sakit. Area ini menjadi lokasi pertama kali rekaman CCTV mendeteksi pergerakan mencurigakan.
"Api muncul di gudang ruang cleaning service (CS). Terekam seorang wanita menggunakan jaket loreng dan baju merah berlambang Bintang Kejora memasuki ruangan tersebut sebelum kejadian," kata AKBP Roycke H.F. Betaubun dalam keterangannya pada Rabu (15/4/2026).
Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa upaya pembakaran pertama kali sebenarnya telah dilakukan, namun berhasil digagalkan oleh petugas rumah sakit. Seorang saksi mata dengan inisial MT menemukan kertas yang sengaja dibakar di dalam ruangan tersebut.
Saksi MT kemudian berkoordinasi dengan rekan-rekannya, berinisial SA dan TK, untuk segera memadamkan api kecil tersebut. Namun, insiden percobaan pembakaran pertama ini sayangnya tidak langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian saat itu.
"Kejadian pembakaran pertama sempat tidak dilaporkan ke pihak kepolisian. Wanita yang sama kembali terlihat memantau area nurse station dengan mengenakan kupluk warna merah, kuning, dan hijau," terang AKBP Roycke H.F. Betaubun.
Setelah memantau area perawat, wanita tersebut diduga memberikan isyarat kepada seorang rekan pria untuk melanjutkan aksi sabotase di lokasi berbeda. Pria tersebut, yang mengenakan topi rimba dan kaus merah, terlihat memasuki ruang isolasi saat situasi sedang sepi.
"Sesaat kemudian, asap tebal muncul dan api dengan cepat menghanguskan seluruh isi gedung Ruang Terpadu RSUD Paniai," ungkap AKBP Roycke H.F. Betaubun.