PORTALBENGKULU.ID - Salat Idul Adha merupakan salah satu ibadah sunnah muakkadah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam setiap tanggal 10 Zulhijah. Agar ibadah tahunan ini berjalan dengan sah dan khusyuk, umat Muslim perlu memahami tata cara pelaksanaannya secara runtut dan benar.

Langkah pertama yang krusial sebelum memulai ibadah adalah memantapkan niat di dalam hati, baik sebagai imam maupun makmum. Bagi yang bertindak sebagai imam, lafal niatnya berbunyi Ushalli sunnatan li 'iidil adha rak'ataini imaaman lillahi ta'ala, sedangkan untuk makmum ditambahkan lafal ma'muuman.

Setelah niat terucap, rakaat pertama dimulai dengan mengangkat kedua tangan seraya mengucapkan takbiratul ihram. Setelah berdiri bersedekap, umat Muslim disunnahkan untuk membaca doa istiftah atau doa pembuka salat terlebih dahulu.

Hal yang membedakan salat Id dengan salat wajib adalah adanya takbir tambahan sebanyak tujuh kali di luar takbiratul ihram pada rakaat pertama. Setiap kali mengucapkan takbir tambahan ini, jamaah dianjurkan untuk mengangkat kedua tangan sebagai bentuk kesunnahan.

Setelah menyelesaikan rangkaian takbir tersebut, jamaah membaca ta'awwudz dilanjutkan dengan Surat Al-Fatihah hingga selesai. Sebagai pelengkap, imam atau jamaah diutamakan membaca Surat Al-A'la sebelum melanjutkan ke gerakan rukuk dan sujud seperti biasa.

Memasuki rakaat kedua, jamaah bangkit dari sujud dengan mengucapkan takbir intiqal untuk kembali berdiri tegak. Pada rakaat ini, dilakukan takbir tambahan sebanyak lima kali sebelum membaca Surat Al-Fatihah.

Setelah takbir tambahan usai, Surat Al-Fatihah kembali dibaca secara lengkap oleh imam atau jamaah. Untuk rakaat kedua ini, pembacaan surat pendek diutamakan menggunakan Surat Al-Ghasyiyah demi mengikuti tuntunan Rasulullah SAW.

Ibadah salat kemudian dilanjutkan dengan gerakan standar mulai dari rukuk, i'tidal, dua kali sujud, hingga duduk tasyahud akhir. Seluruh rangkaian salat Idul Adha ini ditutup dengan mengucapkan salam ke arah kanan dan kiri secara khusyuk.

Panduan praktis ini diharapkan dapat membantu umat Muslim yang ingin mempersiapkan diri menyambut hari raya kurban dengan lebih baik, sebagaimana dilansir dari Redaksi pada Mei 2026.