PORTALBENGKULU.ID - Kawasan Rusunawa Kaligawe di Kecamatan Genuk, Kota Semarang, mendadak gempar akibat aksi dugaan tawuran yang melibatkan kelompok yang dikenal sebagai kreak. Gerombolan tersebut dilaporkan melakukan tindakan penyerangan secara tiba-tiba di area perumahan vertikal tersebut.

Kabar mengenai peristiwa mencekam ini pertama kali mencuat ke publik melalui unggahan media sosial di akun Instagram @blok_jateng. Berdasarkan rekaman yang beredar, sekelompok orang diduga kreak mendatangi lokasi tersebut pada malam hari, dilansir dari detikJateng.

"Terdapat rekaman warga yang memperlihatkan aksi tawuran kelompok kreak Raceto saat melakukan penyerangan di Rusunawa Kaligawe, Kota Semarang," demikian bunyi keterangan tertulis dari akun Instagram @blok_jateng pada Senin (18/5/2026).

Dalam tayangan video tersebut, tampak sejumlah orang berkumpul di sebuah lapangan terbuka pada suasana gelap. Namun, kualitas visual dalam rekaman tidak memperlihatkan secara jelas jenis aktivitas spesifik yang sedang dilakukan oleh gerombolan massa tersebut.

Suasana tegang semakin terasa karena terdengar suara seorang wanita yang merekam kejadian dari area tangga bangunan. Ia berkali-kali meneriakkan peringatan bahaya kepada warga lainnya agar tetap waspada terhadap aksi kelompok tersebut.

Pihak kepolisian segera merespons laporan masyarakat tersebut untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Semarang. Saat ini, kasus dugaan penyerangan tersebut sedang ditangani secara intensif oleh personel dari Polsek Genuk.

"Insiden tawuran tersebut saat ini sudah dalam penanganan serius oleh pihak Kepolisian Sektor Genuk," kata Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarok.

Petugas di lapangan telah bergerak cepat dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi mata yang berada di lokasi saat kejadian. Polisi juga menjalin komunikasi dengan pemangku kebijakan setempat untuk mempercepat proses identifikasi kelompok yang terlibat.

"Pihak Polsek juga telah berkolaborasi dengan berbagai stakeholder terkait guna mengumpulkan keterangan mengenai kelompok yang diduga melakukan tawuran di Rusunawa," ujar Kompol Riki Fahmi Mubarok.