PORTALBENGKULU.ID - Badan Pusat Statistik (BPS) bersama dengan PT Pos Indonesia baru-baru ini mengukuhkan kemitraan strategis mereka melalui sebuah inisiatif unik di Jakarta. Langkah kolaboratif ini ditandai dengan peresmian Sampul Peringatan Edisi Khusus yang didedikasikan untuk menyambut pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).
Peluncuran simbolis ini dilaksanakan bertepatan dengan momentum penting, yaitu penyelenggaraan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) terkait pelaksanaan SE2026. Momen ini menjadi penanda dimulainya kerja sama yang lebih erat antara dua lembaga negara tersebut dalam mendukung agenda statistik nasional.
Inisiatif peluncuran sampul edisi khusus ini merupakan catatan sejarah yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam rangkaian pelaksanaan sensus ekonomi di Indonesia. Hal ini menunjukkan komitmen kuat dan dukungan penuh dari PT Pos Indonesia terhadap mandat yang diemban oleh BPS.
Dukungan tersebut secara eksplisit ditujukan untuk membantu BPS dalam memotret secara menyeluruh dan akurat seluruh aktivitas dan dinamika perekonomian nasional. Filateli, dalam konteks ini, menjadi alat visualisasi sinergi antara data statistik dan layanan pos.
"Peluncuran bersejarah ini dilaksanakan bertepatan dengan penyelenggaraan Rapat Koordinasi Nasional Pelaksanaan SE2026," demikian disampaikan dalam keterangan resmi mengenai momen peresmian tersebut. Momen ini menegaskan keseriusan kedua belah pihak dalam menyukseskan program prioritas pemerintah.
Tindakan kolaborasi ini dapat diartikan sebagai upaya memperkuat fondasi data Sensus Ekonomi 2026 melalui sarana komunikasi dan koleksi filateli yang memiliki nilai historis. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya sensus tersebut.
Peluncuran ini secara resmi menjadi yang pertama kali tercatat dalam sejarah panjang pelaksanaan sensus ekonomi yang dilakukan oleh BPS di Indonesia. Ini menandai era baru dalam pendekatan sosialisasi dan dukungan antarlembaga pemerintah dan BUMN.
"Tindakan ini menunjukkan dukungan penuh dari PT Pos Indonesia terhadap upaya BPS dalam memotret secara menyeluruh aktivitas ekonomi nasional," demikian penekanan yang diberikan mengenai makna dari kolaborasi antara kedua institusi tersebut.
Dilansir dari PORTAL7.CO.ID, pertemuan di Jakarta tersebut menjadi saksi bisu penandatanganan dukungan konkret yang diharapkan akan berdampak signifikan pada kualitas data SE2026 mendatang. Penggunaan filateli sebagai media sosialisasi dinilai inovatif dan menjangkau segmen masyarakat yang lebih luas.