PORTALBENGKULU.ID - Pebalap andalan Gresini Racing, Marc Marquez, berhasil mengamankan kemenangan gemilang pada sesi Sprint Race MotoGP Spanyol 2026. Balapan tersebut berlangsung di Circuito de Jerez-Angel Nieto pada Sabtu malam WIB, 25 April 2026.

Hasil maksimal ini diraih oleh Marquez melalui perjuangan yang cukup dramatis di lintasan. Meskipun sempat mengalami kecelakaan di fase akhir balapan akibat kondisi lintasan yang mendadak basah, ia tetap mampu mengunci posisi pertama.

Keberhasilan pebalap berkebangsaan Spanyol tersebut berawal dari posisi start terdepan yang berhasil ia pertahankan sejak awal bendera start dikibarkan. Informasi mengenai jalannya balapan ini dilansir dari Detikcom.

Marquez sempat mendapatkan tekanan yang sangat ketat dari Johann Zarco dan rekan setim sekaligus adiknya, Alex Marquez. Kendati demikian, ia mampu menjaga ritme balapnya dengan sangat baik sebelum situasi berubah drastis di putaran-putaran akhir.

Dinamika persaingan di barisan depan juga melibatkan Jorge Martin yang sempat merangsek ke posisi puncak sebelum akhirnya melebar. Akibat insiden tersebut, Martin harus melambat secara signifikan hingga melorot ke posisi ke-23.

Nasib serupa juga dialami oleh rekan setimnya di Aprilia, Marco Bezzecchi, yang harus finis di barisan belakang. Hasil mengecewakan ini membuat Bezzecchi gagal mendulang poin penting pada sesi Sprint Race kali ini.

Persaingan internal Marquez bersaudara sempat memimpin balapan dengan nyaman hingga memasuki pertengahan lomba. Alex Marquez bahkan sempat melakukan manuver apik dengan menyalip kakaknya di tikungan ketujuh untuk mengambil alih pimpinan.

Namun, kendala muncul saat hujan tiba-tiba turun di tikungan ke-13 yang menyebabkan Marc Marquez terjatuh saat balapan menyisakan empat putaran lagi. Beruntung bagi pemegang pole position tersebut, lokasi jatuhnya berada sangat dekat dengan area pit lane.

Kondisi tersebut memungkinkannya untuk segera mengganti motor dan kembali ke lintasan dengan cepat. Marc kembali mengambil alih pimpinan lomba pada putaran ke-10 dan mempertahankannya hingga melewati garis finis di depan Francesco Bagnaia.