PORTALBENGKULU.ID - Rumor kepindahan bintang sepak bola asal Georgia, Khvicha Kvaratskhelia, dari Paris Saint-Germain (PSG) akhirnya menemui titik terang. Meski jendela transfer mendatang diprediksi akan memanas, sang pemain sayap dilaporkan memilih untuk tetap bertahan di ibu kota Prancis tersebut.
Kepastian ini muncul di tengah performa gemilang Kvaratskhelia yang terus menanjak sejak bergabung dengan Les Parisiens. Keputusan untuk menetap di Paris ditegaskan langsung oleh sang ayah, yang melihat putranya sudah menemukan kenyamanan luar biasa di bawah asuhan manajemen PSG.
Sejumlah klub raksasa Eropa dikabarkan telah mengantre untuk mendapatkan tanda tangan pemain berbakat ini. Dilansir dari Detik Sport, nama-nama besar seperti Real Madrid, Barcelona, Liverpool, hingga Arsenal terus memantau situasi sang pemain demi memperkuat lini serang mereka.
Sejak mendarat di Parc des Princes pada bursa transfer musim dingin 2025, Kvaratskhelia bertransformasi menjadi pilar yang tak tergantikan. Ia sukses membawa PSG merengkuh trofi Liga Champions dan mencatatkan statistik impresif dengan 16 gol serta sembilan assist dari 42 laga.
Badri Kvaratskhelia, selaku ayah dari sang pemain, memberikan pernyataan tegas guna meredam spekulasi yang berkembang di media. Ia mempertanyakan urgensi bagi putranya untuk meninggalkan klub yang telah memberikan segalanya bagi kariernya saat ini.
"Mengapa dia harus berpikir untuk pindah ke tempat lain ketika dia memenangkan gelar bersama tim dan merupakan salah satu pemain kunci PSG?" kata Badri.
Pernyataan tersebut mempertegas posisi Kvaratskhelia yang merasa sangat dihargai oleh rekan setim maupun jajaran manajemen klub. Atmosfer positif di dalam tim menjadi alasan kuat mengapa pemain berusia 25 tahun itu enggan melirik tawaran dari klub lain.
"Dia bahagia di Paris, di mana dia sangat dihargai dan dihormati oleh klub," sambungnya.
Meskipun saat ini pintu keluar tampak tertutup rapat, pihak keluarga tetap bersikap realistis mengenai dinamika sepak bola profesional. Mereka menyadari bahwa masa depan seorang pemain sering kali bergantung pada visi dan rencana jangka panjang dari pihak klub sendiri.