PORTALBENGKULU.ID - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) kembali menunjukkan taringnya sebagai pemain utama di industri energi terbarukan Indonesia. Perusahaan mencatatkan raihan positif yang memperkuat optimisme pasar pada pembukaan tahun fiskal 2026.
Capaian gemilang ini terlihat jelas dalam laporan keuangan terbaru yang dirilis untuk periode hingga 31 Maret 2026. Data tersebut menunjukkan adanya tren pertumbuhan yang konsisten dan stabilitas operasional bagi emiten berkode saham PGEO ini.
"Pencapaian ini menegaskan posisi fundamental bisnis perusahaan di sektor energi panas bumi yang semakin kokoh," ujar pihak manajemen PT Pertamina Geothermal Energy Tbk dalam pernyataan resminya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, perusahaan berhasil mengamankan pendapatan total yang sangat impresif di kuartal pertama. Angka ini mencerminkan keberhasilan strategi ekspansi dan efisiensi yang dijalankan oleh perseroan.
"Perusahaan berhasil meraih total pendapatan mencapai angka US$116,555 juta pada periode awal tahun 2026," kata perwakilan manajemen perusahaan tersebut.
Peningkatan pendapatan ini dinilai sangat substansial jika dibandingkan dengan performa pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Hal tersebut memberikan sinyal kuat mengenai prospek cerah bisnis energi hijau di masa depan.
Kinerja finansial yang solid ini sebagaimana dilansir dari INFOTREN.ID yang memantau perkembangan fundamental perusahaan di awal tahun 2026. Laporan tersebut menyoroti bagaimana PGEO mampu menjaga ritme pertumbuhan di tengah dinamika pasar energi global.
Keberhasilan PGEO dalam membukukan pendapatan ratusan juta dolar ini mempertegas peran penting panas bumi dalam transisi energi nasional. Stabilitas keuangan ini menjadi modal penting bagi perusahaan untuk terus melakukan inovasi dan pengembangan infrastruktur energi bersih.