PORTALBENGKULU.ID - Kementerian Keuangan memberikan pembaruan mengenai progres pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu fokus utama pemerintah. Realisasi anggaran untuk program strategis ini telah menunjukkan angka yang signifikan hingga periode akhir bulan kelima tahun 2026.
Adapun informasi ini disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, dalam sebuah forum resmi beberapa waktu lalu. Pertemuan tersebut merupakan agenda rutin untuk memaparkan perkembangan terkini APBN Kita kepada publik dan media.
Realisasi dana program MBG per akhir Mei 2026 tercatat telah mencapai nominal sebesar Rp88,15 triliun. Angka ini mencakup alokasi dana untuk menjangkau jutaan penerima manfaat di seluruh wilayah Indonesia.
Dilansir dari Bloomberg Technoz, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi pencapaian anggaran tersebut. "Anggaran Makan Bergizi Gratis sampai sekarang sudah mencapai Rp88,15 triliun untuk Rp63,13 juta penerima dan Rp29.670 SPPG," kata Purbaya dalam Konferensi Pers APBN Kita, Senin (8/5/2026).
Angka realisasi bulan Mei menunjukkan adanya fluktuasi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya dalam kuartal kedua tahun 2026. Anggaran yang terserap selama bulan Mei saja tercatat sebesar Rp13,5 triliun.
Secara komparatif, penyerapan dana pada bulan Mei ini lebih rendah jika dibandingkan dengan bulan April yang mencapai Rp19,66 triliun. Selain itu, angka tersebut juga lebih rendah dari penyerapan di bulan Maret yang tercatat sebesar Rp16,37 triliun.
Sementara itu, jumlah warga yang menerima manfaat dari program MBG menunjukkan tren peningkatan yang positif sepanjang periode tersebut. Pada bulan Mei 2026, jumlah penerima telah bertambah menjadi 63,1 juta orang.
Peningkatan ini signifikan jika dibandingkan dengan data bulan sebelumnya, yakni April 2026, di mana tercatat ada 62 juta penerima program yang terdata. Hal ini mengindikasikan perluasan cakupan program MBG di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, terdapat rincian spesifik mengenai komposisi penerima manfaat program tersebut. Sebanyak 48,9 juta penerima MBG merupakan kelompok siswa yang bersekolah di berbagai jenjang pendidikan.