PORTALBENGKULU.ID - Apa yang terjadi dalam perkembangan terbaru pasar keuangan global adalah Bank Sentral Tiongkok, atau People’s Bank of China (PBOC), kembali menambah cadangan emas mereka. Aksi ini menegaskan komitmen Tiongkok untuk terus mendiversifikasi aset cadangan devisanya.
Siapa yang menjadi aktor utama dalam tren ini adalah Bank Rakyat China (PBOC). Mereka secara konsisten meningkatkan kepemilikan emas batangan sepanjang tahun ini.
Kapan tren ini terjadi? PBOC telah melanjutkan aksi borong emasnya pada bulan Mei. Penambahan ini sekaligus memperpanjang rekor pembelian beruntun mereka menjadi 19 bulan tanpa henti.
Di mana informasi ini terungkap? Data resmi mengenai penambahan cadangan emas tersebut dirilis oleh otoritas Tiongkok pada hari Minggu, 7 Juni.
Berapa banyak penambahan yang tercatat pada bulan Mei? Berdasarkan data tersebut, jumlah emas batangan yang disimpan oleh PBOC melonjak sebanyak 320.000 troy ons selama bulan lalu.
Mengapa aksi ini menarik perhatian? Tren pembelian 19 bulan berturut-turut ini merupakan rekor terpanjang setidaknya sejak tahun 2015, periode ketika PBOC mulai mempublikasikan pembaruan data cadangan emas secara berkala.
Bagaimana kondisi pasar emas global saat PBOC melakukan pembelian? Pada bulan Mei, harga emas di pasar global bergerak melandai, menandai penurunan bulanan selama tiga bulan berturut-turut dari rekor tertinggi di akhir Januari.
Faktor apa yang menekan harga emas? Kekhawatiran pasar mengenai inflasi yang persisten dan ekspektasi bahwa suku bunga akan bertahan tinggi dalam jangka waktu lama akibat dampak geopolitik di Timur Tengah menekan daya tarik emas sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil.
Bagaimana peran pembelian bank sentral secara umum? Meskipun demikian, aksi borong yang dilakukan oleh bank-bank sentral global telah menjadi pilar penyangga utama bagi pergerakan harga emas dalam beberapa tahun terakhir.