PORTALBENGKULU.ID - Kegiatan pembagian telur ayam gratis di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Blitar pada Senin (1/6/2026) berujung ricuh akibat aksi kriminalitas. Sejumlah warga yang berdesakan dalam antrean justru menjadi sasaran empuk komplotan pencopet.
Dilansir dari detikJatim, belasan pengunjung melaporkan kehilangan barang berharga seperti telepon genggam hingga dompet. Kepadatan massa di lokasi dimanfaatkan oleh pelaku untuk melancarkan aksi kejahatannya di tengah situasi yang kurang kondusif.
Aparat kepolisian yang bersiaga di lokasi langsung mengambil tindakan cepat setelah menerima laporan dari warga. Petugas berhasil mengamankan seorang pria yang diduga kuat sebagai salah satu pelaku pencopetan sebelum situasi memanas.
Terduga pelaku segera dievakuasi ke dalam mobil patroli guna menghindari amuk massa yang emosi. Polisi kemudian membawa pria tersebut ke Polsek Kanigoro untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan mencegah tindakan main hakim sendiri.
Penangkapan ini bermula dari kewaspadaan salah satu warga yang merasakan ada kejanggalan di tengah kerumunan. Korban menyadari bahwa ada tangan asing yang mencoba merogoh saku celananya saat mengantre telur.
"Saya tadi sempat diraba celana saya, isinya HP. Tapi untungnya saya sadar, langsung saya pegang pergelangan tangannya. Terus saya pegangi sampai saya antar ke petugas," kata Refi selaku salah seorang saksi dan korban di lokasi kejadian.
Setelah diamankan, warga menemukan beberapa barang bukti berupa telepon seluler yang terjatuh dari tas terduga pelaku. Berdasarkan keterangan di lapangan, pria yang sempat mengelak tersebut mengaku datang dari wilayah Jombang.
"Sempat melawan dan nggak ngaku. Hampir digebukin warga juga, tapi terus dibawa polisi. Ngakunya orang Jombang," ujar Refi menambahkan detail penangkapan tersebut.
Pihak Kepolisian Sektor Kanigoro membenarkan adanya insiden pencopetan massal di tengah kerumunan pembagian telur gratis tersebut. Saat ini, penyidik tengah melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain yang beroperasi dengan modus serupa.