PORTALBENGKULU.ID - Oklahoma City Thunder berhasil membuka perjalanan mereka di babak playoff dengan performa yang sangat meyakinkan. Bertanding di kandang sendiri pada Minggu, 19 April 2026, tim tuan rumah sukses menundukkan Phoenix Suns dengan skor akhir 119-84.

Kemenangan dengan margin 35 poin ini sekaligus memberikan keunggulan 1-0 bagi Thunder dalam seri putaran pertama tersebut. Sejak kuarter awal, sang juara bertahan menunjukkan dominasi yang sulit dibendung hingga sempat memimpin sejauh 39 poin.

Berdasarkan data yang dilansir dari ESPN, efisiensi tembakan menjadi faktor pembeda utama dalam pertandingan ini. Thunder mencatatkan akurasi tembakan lapangan sebesar 54,5 persen, jauh mengungguli Suns yang hanya mampu mencapai angka 38,2 persen.

Shai Gilgeous-Alexander tampil sebagai motor serangan utama bagi Oklahoma City dengan torehan 25 poin. Selain tajam dalam menyerang, ia juga menunjukkan pertahanan yang sangat intens yang membuat barisan pemain belakang tim tamu kesulitan.

Performa gemilang tersebut memperkuat posisi Gilgeous-Alexander sebagai kandidat kuat peraih gelar MVP musim ini. Ia berhasil mengorkestrasi aliran bola dengan sangat rapi dan memaksa para pemain Suns melakukan rentetan kesalahan fatal pada paruh pertama.

Kedalaman skuat Thunder juga menjadi sorotan penting dalam laga ini, terutama dengan kontribusi pemain dari bangku cadangan. Jared McCain memberikan tambahan 5 poin, sementara Chet Holmgren dan Isaiah Hartenstein turut menyumbangkan energi besar di area pertahanan.

Menurut data yang dilansir dari NBA.com, unit cadangan Oklahoma City mampu mengungguli perolehan poin bangku cadangan Phoenix secara signifikan. Keunggulan rotasi pemain ini terbukti menyulitkan jajaran pelatih Suns dalam menyusun strategi balasan di setiap kuarter.

Statistik menunjukkan keunggulan telak Thunder pada sektor tembakan tiga angka yang mencapai 42,1 persen, berbanding 28,6 persen milik tim lawan. Selain itu, tuan rumah juga mendominasi perebutan bola bawah dengan mengamankan 48 rebound, sedangkan Suns hanya mencatatkan 39 rebound.

"Kami tampil dengan energi yang tepat, memahami momen yang ada, dan mengeksekusi rencana permainan kami," kata Shai Gilgeous-Alexander.