PORTALBENGKULU.ID - Lazio sukses mengamankan poin penuh setelah meraih kemenangan dramatis atas tuan rumah Cremonese dalam lanjutan pekan ke-35 Liga Italia. Pertandingan yang berlangsung di Stadio Giovanni Zini pada Senin, 4 Mei 2026 tersebut berakhir dengan skor tipis 2-1 untuk keunggulan tim tamu.
Laga dimulai dengan intensitas tinggi di mana Lazio langsung memberikan tekanan sejak menit awal melalui skema serangan udara. Peluang emas pertama didapatkan lewat sundulan Oliver Provstgaard pada menit keenam, namun bola masih meleset tipis dari gawang yang dikawal Emil Audero.
Meski ditekan, Cremonese justru berhasil mencuri keunggulan lebih dulu pada menit ke-29 melalui aksi Federico Bonazzoli. Memanfaatkan kesalahan koordinasi kiper Lazio, Edoardo Motta, Bonazzoli melepaskan tendangan kaki kiri akurat dari luar kotak penalti yang merobek jala gawang lawan.
Memasuki babak kedua, pelatih Lazio Maurizio Sarri melakukan penyesuaian taktik dengan memasukkan Tijjani Noslin untuk menambah daya gedor. Keputusan ini terbukti jitu karena Noslin langsung memberikan dampak signifikan terhadap alur serangan tim berjuluk Biancocelesti tersebut.
Lazio akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-53 melalui penyelesaian dingin Gustav Isaksen. Gol ini berawal dari serangan balik cepat yang dipimpin oleh Nuno Tavares sebelum bola diumpankan dengan matang oleh Noslin kepada Isaksen.
Terkait performa lini pertahanan tuan rumah, data statistik menunjukkan bahwa kiper Emil Audero tampil kurang maksimal dalam mengantisipasi serangan lawan. "Emil Audero tercatat hanya melakukan satu penyelamatan sepanjang laga dan memiliki akurasi operan jauh yang rendah, yakni hanya satu yang sukses dari 17 percobaan," dilansir dari FOTMOB.
Drama sesungguhnya terjadi pada masa tambahan waktu babak kedua ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang. Tijjani Noslin muncul sebagai pahlawan kemenangan Lazio setelah melepaskan tembakan melengkung ke pojok gawang pada menit ke-92 yang gagal dihalau oleh Audero.
Sebelum gol kemenangan tersebut tercipta, kiper Lazio Edoardo Motta sempat melakukan penyelamatan krusial yang sangat penting bagi mental tim. Motta berhasil menggagalkan peluang emas dari Warren Bondo di menit-menit akhir, sekaligus menebus kesalahannya yang terjadi pada babak pertama.
Hasil ini membuat Cremonese semakin terpuruk di peringkat ke-18 klasemen sementara dan terancam degradasi karena terpaut empat poin dari zona aman. Sementara itu, Lazio naik ke posisi kedelapan dengan koleksi 51 poin untuk menjaga asa lolos ke kompetisi Eropa musim depan.