PORTALBENGKULU.ID - Suasana sunyi di kawasan Cilangkap, Tapos, Kota Depok mendadak pecah oleh deru mesin motor dan teriakan kelompok pemuda pada Sabtu (25/4) tengah malam. Aksi tawuran yang melibatkan puluhan remaja tersebut pecah tepat di Jalan Raya Bogor sekitar pukul 00.00 WIB.

Aparat kepolisian dari Polres Metro Depok bersama Tim Presisi Polda Metro Jaya yang tengah berpatroli segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Petugas melakukan penyisiran intensif setelah mendapatkan informasi mengenai adanya pergerakan kelompok yang mencurigakan di wilayah tersebut.

Dalam operasi pembubaran massa itu, polisi berhasil menyita sedikitnya 10 bilah senjata tajam berbagai jenis, mulai dari celurit hingga golok panjang, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Barang bukti tersebut diduga kuat akan digunakan para pelaku untuk saling serang di jalanan.

"Setibanya di lokasi, aksi tawuran sudah terjadi. Tim membubarkan dan berhasil menangkap beberapa pelaku beserta senjata tajam," ujar AKP Made Budi selaku Kasi Humas Polres Metro Depok dalam keterangannya pada Minggu (26/4/2026).

Selain senjata tajam yang mematikan, petugas di lapangan juga mengamankan barang bukti pendukung lainnya berupa busur panah. Sejumlah unit ponsel milik para remaja tersebut turut disita guna mendalami motif serta koordinasi yang mereka lakukan sebelum bentrokan pecah.

Setelah situasi berhasil dikendalikan, sebanyak 20 remaja langsung digelandang ke markas kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi melakukan pendataan mendalam guna memisahkan antara pelaku utama dan mereka yang hanya ikut-ikutan dalam aksi berbahaya tersebut.

"Pelaku 20 cuma 1 diamankan karena kedapatan bawa sajam. Yang lain dibina, dipanggil orang tua dan buat surat pernyataan," kata AKP Made Budi menjelaskan status hukum para pemuda yang terjaring operasi tersebut.

Para remaja yang tidak terbukti membawa barang terlarang mendapatkan pembinaan intensif dari pihak kepolisian sebelum dikembalikan ke keluarga masing-masing. Mereka diwajibkan membuat komitmen tertulis agar tidak mengulangi perbuatan yang meresahkan masyarakat di kemudian hari.

Langkah tegas ini diambil Polres Metro Depok sebagai upaya untuk menekan angka kriminalitas jalanan dan menjaga kondusivitas wilayah Tapos. Patroli rutin akan terus ditingkatkan oleh petugas guna memastikan keselamatan warga, terutama pada jam-jam rawan di titik-titik krusial Kota Depok.