PORTALBENGKULU.ID - Malam akhir pekan di kawasan Medan Tembung berubah menjadi perjuangan berat bagi para pengguna jalan yang melintas. Hujan deras yang mengguyur Kota Medan memicu genangan air cukup tinggi di salah satu ruas jalan utama di daerah tersebut.

Banjir setinggi betis orang dewasa merendam kawasan Jalan Bhayangkara, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan pada Jumat (29/5/2026) malam. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Detikcom, luapan air ini melumpuhkan aktivitas lalu lintas dan membuat banyak kendaraan mengalami mati mesin.

Genangan air dilaporkan merendam jalan sepanjang kurang lebih 1 kilometer, membentang dari arah Jalan Bilal Ujung hingga menuju ke Jalan Meteorologi. Tidak hanya di situ, akses transportasi di kawasan Jalan Perhubungan Lau Dendang juga turut tergenang air yang cukup tinggi.

Kondisi ini menyulitkan para pengguna jalan yang terpaksa menerobos genangan air demi bisa sampai ke tujuan masing-masing. Beberapa pengendara motor bahkan harus pasrah mendorong kendaraan mereka yang tiba-tiba mati di tengah genangan air yang cukup pekat.

"Mesin motor saya mati di tengah jalan dan terpaksa harus didorong karena banyak kendaraan lain yang juga berhenti, sehingga air masuk ke dalam knalpot," ujar Inggit, salah seorang pengendara yang melintas di lokasi tersebut.

Menurut kesaksian warga setempat, banjir ini disebabkan oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Medan Tembung sejak malam hari. Air mulai naik secara perlahan dan menggenangi jalanan seiring dengan intensitas hujan yang tidak kunjung reda.

"Air mulai naik sekitar pukul sembilan atau sepuluh malam karena hujan tidak kunjung berhenti, bahkan menjelang tengah malam curah hujannya justru semakin deras," kata Indri, seorang warga sekitar.

Hingga menjelang dini hari, genangan air masih bertahan dan menyulitkan mobilitas warga setempat serta para pelintas jalan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mencari rute alternatif guna menghindari kemacetan serta potensi kendaraan mogok.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Infonasional. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.