PORTALBENGKULU.ID - Lapak penjualan hewan kurban di kawasan Warudoyong, Kota Sukabumi, mulai mengadopsi teknologi modern menjelang perayaan Idul Adha. Pengelola menggunakan sistem barcode berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mendata setiap ekor sapi yang dijual pada Jumat (15/5/2026).

Inovasi ini memberikan kemudahan bagi calon pembeli untuk mengetahui spesifikasi lengkap hewan ternak hanya dengan melakukan pemindaian melalui ponsel. Informasi yang tersedia mencakup jenis sapi, bobot tubuh, hingga riwayat kesehatan secara mendetail dalam hitungan detik.

Sistem digital yang dikembangkan oleh Sukabumi Kurban ini mencakup berbagai jenis sapi unggulan seperti Limousin, Simental, hingga Peranakan Ongole (PO). Sebagaimana dilansir dari Detikcom, integrasi teknologi ini bertujuan menggantikan metode pencatatan manual yang seringkali kurang efisien dalam mengelola inventaris.

"Gagasan ini muncul karena latar belakang saya di bidang rekayasa perangkat lunak, sehingga saya mencoba memadukan keahlian teknis tersebut ke dalam bisnis ternak keluarga," jelas Muhammad Akmalulginan selaku pengelola Sukabumi Kurban.

Penggunaan kode batang ini awalnya dirancang untuk menyederhanakan manajemen internal di area kandang. Akmal menyatakan bahwa sistem digital tersebut membuat proses inventarisasi harga dan pencatatan data penjualan menjadi jauh lebih praktis dan teratur.

"Tujuan utamanya adalah mempermudah pekerjaan kami dalam mengelola data sapi, memantau harga, serta mencatat setiap transaksi penjualan yang terjadi," kata Akmal.

Proses pembuatan aplikasi pendukung ini tergolong sangat singkat berkat bantuan kecerdasan buatan dalam menyusun kode program. Teknologi AI memungkinkan perangkat lunak operasional diselesaikan hanya dalam waktu beberapa hari saja dibandingkan metode konvensional.

"Dahulu saya harus melakukan pengodean secara manual, namun keberadaan AI saat ini sangat membantu hingga proses pembuatan aplikasi bisa selesai dalam satu atau dua hari saja," ungkap Akmal.

Melalui pemindaian barcode tersebut, pembeli akan diarahkan ke sebuah etalase digital yang menampilkan foto dan detail pengobatan ternak. Informasi ini juga dapat langsung dibagikan melalui platform pesan singkat WhatsApp untuk memudahkan diskusi bersama keluarga sebelum membeli.