PORTALBENGKULU.ID - Pelatih Tim Nasional Spanyol, Luis de la Fuente, membuat keputusan bersejarah dalam menentukan komposisi pemain untuk menghadapi Piala Dunia 2026. Untuk pertama kalinya dalam sejarah partisipasi Tim Matador di ajang bergengsi tersebut, tidak ada satu pun penggawa dari klub raksasa Real Madrid yang dipanggil masuk ke dalam skuad final.
Berdasarkan informasi yang dilansir dari Detik Sport, juru taktik Spanyol tersebut telah meresmikan 26 nama pemain yang siap bertanding. Dalam daftar tersebut, Barcelona menjadi klub yang paling mendominasi dengan menyumbang delapan pemain, sementara sisa slot lainnya didistribusikan secara merata ke berbagai klub domestik dan luar negeri.
Ketiadaan pemain Los Blancos dalam skuad ini dipicu oleh berbagai faktor objektif, mulai dari masalah kebugaran hingga ketatnya persaingan posisi. Sebagai contoh, bek muda Dean Huijsen harus tercoret setelah kalah bersaing dengan pilar Barcelona, Marc Pubil dan Eric Garcia, sedangkan Dani Carvajal absen akibat minimnya menit bermain pasca-cedera lutut parah.
Beberapa nama lain seperti Dani Ceballos, Fran Garcia, hingga Raul Asencio juga dinilai tampil kurang optimal sepanjang musim kompetisi bergulir. Situasi ini diperkuat oleh analisis media asal Spanyol, Marca, yang menyebutkan bahwa performa Real Madrid yang menyudahi musim tanpa gelar turut memengaruhi keputusan berani dari tim kepelatihan nasional.
Langkah berani De la Fuente ini memberikan solusi dan pelajaran penting mengenai pentingnya penerapan asas meritokrasi serta objektivitas dalam membangun sebuah tim kerja. Alih-alih hanya mengandalkan reputasi besar klub asal pemain, penentuan anggota tim nasional didasarkan sepenuhnya pada kebugaran fisik terkini dan kesesuaian taktik yang dibutuhkan di lapangan.
"Saya tidak melihat pemain itu dari klub mana. Saya tidak melihat mereka asli mana. Saya tidak tahu apakah ada klub yang mengirimkan pemain lebih banyak atau tidak," ujar Luis de la Fuente seperti dilansir dari Football Espana.
Proses penyusunan skuad final ini rupanya telah melewati pemantauan ketat selama berbulan-bulan guna mengantisipasi segala situasi darurat cedera. Keputusan akhir bahkan harus ditunda hingga menit-menit terakhir menjelang tenggat waktu pendaftaran demi memastikan kondisi terbaik dari setiap kandidat yang dipanggil.
"Saya sudah membuat draft skuad ini selama berbulan-bulan, cuma tinggal menunggu apabila ada kejadian yang tidak terduga muncul. Salah satunya terkait Fermin Lopez, pemain terakhir di list kami. Sampai hampir tengah malam tadi, kami masih menyaksikan laga Villarreal vs Atletico Madrid sebelum akhirnya kami menetapkan skuad final kami," kata Luis de la Fuente menjelaskan proses seleksi tersebut.