PORTALBENGKULU.ID - Tim nasional Brasil menunjukkan dominasi yang luar biasa dalam pertandingan persahabatan internasional melawan Panama. Skuat berjuluk Selecao tersebut sukses mengamankan kemenangan telak dengan skor akhir yang sangat meyakinkan.
Pertandingan sengit antara kedua tim ini berlangsung di Stadion bersejarah Maracana, Rio de Janeiro. Pertandingan yang digelar pada Senin (1/6/2026) pagi WIB tersebut menjadi panggung pembuktian ketajaman lini serang tuan rumah, seperti dilansir dari Detik Sport.
Anak asuh Carlo Ancelotti langsung tancap gas sejak peluit pertama dibunyikan dan unggul cepat pada menit kesatu lewat aksi Vinicius Junior. Namun, Panama sempat memberikan perlawanan mengejutkan setelah menyamakan kedudukan menjadi 1-1 berkat gol bunuh diri Matheus Cunha di menit ke-13.
Brasil tidak membutuhkan waktu lama untuk kembali memegang kendali permainan di lini tengah. Sebelum turun minum, Casemiro berhasil membawa Selecao kembali memimpin 2-1 melalui golnya pada menit ke-38.
Memasuki babak kedua, perubahan taktik yang diterapkan oleh tim kepelatihan Brasil membuat intensitas serangan semakin meningkat tajam. Rayan memperlebar jarak menjadi 3-1 pada menit ke-52, disusul oleh gol Lucas Paqueta tujuh menit berselang.
Pesta gol tuan rumah kian tak terbendung setelah Igor Thiago sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-62 untuk mengubah skor menjadi 5-1. Bek senior Danilo kemudian menggenapkan keunggulan Brasil menjadi 6-1 lewat golnya di menit ke-80.
Menjelang akhir laga, Panama mendapatkan gol hiburan lewat aksi Carlos Harvey pada menit ke-83 yang memperkecil kedudukan menjadi 6-2. Skor tersebut bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Secara analitis, kemenangan ini menunjukkan kedalaman skuat Brasil yang merata di bawah asuhan Ancelotti meski melakukan beberapa rotasi pemain. Kolaborasi pemain senior seperti Casemiro dan talenta muda memberikan keseimbangan yang solid bagi permainan Tim Samba.
Dalam laga ini, Brasil menurunkan Alisson di bawah mistar gawang, dikawal oleh kuartet lini belakang Wesley, Bremer, Leo Pereira, dan Alex Sandro. Sementara Panama mengandalkan kiper Mosquera serta barisan pertahanan yang dipimpin oleh Murillo dan Escobar untuk membendung serangan tuan rumah.