PORTALBENGKULU.ID - Aparat Kepolisian Resor Karo berhasil mengamankan dua pria berinisial AK (25) dan R (20) yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan seorang petani berinisial SS (59). Korban merupakan warga Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarganya.
Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam karung plastik di bawah jembatan Jalan Pancur Batu-Delitua, Kabupaten Deli Serdang. Penemuan jasad tersebut berlangsung pada Jumat (29/5) dini hari oleh petugas kepolisian yang melakukan pencarian.
Keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi bukti pentingnya respons cepat keluarga dalam melaporkan anggota keluarga yang tidak diketahui keberadaannya. Kerja sama yang solid antara masyarakat dan kepolisian ini dilansir dari Detikcom pada Minggu (31/5).
Penyelidikan bermula ketika keluarga korban melaporkan kehilangan SS ke Polsek Tigabinanga. Petugas bersama pihak keluarga sempat memeriksa rumah korban di Desa Kuala, Kecamatan Tigabinanga, pada Rabu (27/5) malam, namun tidak menemukan keberadaan korban.
Polisi kemudian bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap AK pada Kamis (28/5). Dari hasil interogasi, AK mengakui perbuatannya dan menyebut keterlibatan rekannya, R, yang kemudian diringkus di Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.
"Kami langsung melakukan penyelidikan mendalam setelah menerima laporan, hingga akhirnya jajaran Polsek Tigabinanga berhasil mengamankan pelaku AK yang diduga kuat terlibat dalam hilangnya korban," kata AKBP Pebriandi Haloho.
Setelah ditemukan pada Jumat (29/5) sekitar pukul 00.10 WIB, jasad korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Langkah ini dilakukan guna keperluan autopsi demi melengkapi berkas penyelidikan perkara.
"Saat ini kedua tersangka sudah kami amankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polres Karo, sementara motif kejahatan masih terus didalami secara profesional dan transparan," kata AKBP Pebriandi Haloho.
Melalui penanganan kasus ini, kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika ada anggota keluarga yang hilang secara mencurigakan. Tindakan cepat tersebut terbukti menjadi solusi praktis dalam membantu polisi mengungkap tindak pidana dengan lebih efektif.