PORTALBENGKULU.ID - Manajemen Chelsea akhirnya mengambil langkah tegas dengan memberhentikan Liam Rosenior dari jabatannya sebagai pelatih kepala pada Rabu (22/4/2026). Keputusan ini diambil menyusul performa tim yang kian merosot tajam di berbagai kompetisi domestik musim ini.
Pemecatan ini dipicu oleh kekalahan telak The Blues saat bertandang ke markas Brighton & Hove Albion dengan skor tiga gol tanpa balas. Hasil memilukan tersebut menjadi puncak kekecewaan manajemen terhadap kepemimpinan Rosenior di lapangan hijau.
Kekalahan di markas Brighton tersebut memperpanjang rekor buruk klub berupa kegagalan meraih poin dalam lima pertandingan Liga Inggris secara berturut-turut. Kondisi ini membuat posisi klub di papan klasemen semakin terancam, dilansir dari Detik Sport.
Saat ini, Chelsea masih tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan perolehan 48 poin. Tim asal London Barat tersebut kini terpaut jarak tujuh angka dari zona kualifikasi Liga Champions yang menjadi target utama klub.
"Chelsea Football Club hari ini telah memutuskan untuk berpisah dengan Pelatih Kepala Liam Rosenior," tulis manajemen Chelsea dalam pernyataan resminya.
Pihak klub juga menyampaikan apresiasi mendalam terhadap dedikasi yang telah diberikan oleh mantan manajer Hull City tersebut selama masa jabatannya. Meskipun singkat, kontribusi Rosenior tetap diakui oleh jajaran direksi di Stamford Bridge.
"Atas nama seluruh jajaran Chelsea FC, kami ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada Liam dan stafnya atas segala upaya yang telah mereka berikan selama bergabung dengan Klub," lanjut pernyataan klub.
Rosenior tercatat memiliki masa jabatan yang cukup singkat karena baru bergabung pada Januari lalu untuk menggantikan posisi Enzo Maresca. Namun, ekspektasi tinggi manajemen tidak berbanding lurus dengan hasil yang diraih di lapangan.
Selama menakhodai Chelsea, Rosenior membukukan catatan statistik berupa 11 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 10 kekalahan di seluruh kompetisi. Selain terpuruk di liga, The Blues juga sudah tersingkir dari ajang Liga Champions dan Piala Liga Inggris.