PORTALBENGKULU.ID - Inter Milan gagal mengamankan poin penuh dalam kunjungan mereka ke Stadion Olimpico Grande Torino pada Minggu, 26 April 2026. Pertandingan pekan ke-34 Liga Italia ini berakhir dengan skor imbang 2-2, di tengah situasi panas penyelidikan kasus dugaan kecurangan olahraga di Italia.
Hasil ini membuat Nerazzurri tetap berada di puncak klasemen dengan raihan 79 poin, namun gagal memperlebar jarak secara signifikan. Sementara itu, Torino masih tertahan di peringkat ke-13 dengan koleksi 41 poin, sebagaimana dilansir dari sport.detik.com.
Pertandingan awalnya tampak akan menjadi milik tim tamu setelah Marcus Thuram membuka keunggulan pada menit ke-23. Dominasi Inter berlanjut di babak kedua ketika Yann Bisseck mencetak gol kedua pada menit ke-61 untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Namun, Torino memberikan perlawanan sengit dan berhasil memperkecil ketertinggalan melalui aksi Giovanni Simeone pada menit ke-70. Sembilan menit kemudian, Nikola Vlasic menyamakan kedudukan melalui titik putih, meskipun Inter menguasai 63 persen aliran bola, dilansir dari Kompas.com.
Di luar lapangan hijau, fokus publik terbelah oleh perkembangan hukum yang melibatkan mantan kepala penunjuk wasit, Gianluca Rocchi. Tim pembela hukum Rocchi mulai memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan manipulasi VAR dan pengaturan wasit yang diduga menguntungkan Inter Milan.
"Dibicarakan tentang keterlibatan beberapa orang, tetapi orang-orang lain itu tidak disebutkan di mana pun. Saya belum pernah mengalami hal seperti ini, di mana pihak lain dalam dugaan kesepakatan terkait penipuan olahraga tidak disebutkan," ujar Antonio D’Avirro, dilansir dari Goal.com.
Drama di Turin: Cristian Chivu Pasang Badan Usai Inter Milan Gagal Segel Gelar Juara Lebih Awal
Pengacara tersebut menekankan bahwa dakwaan dari jaksa penuntut umum Milan terasa janggal karena tidak merinci identitas pihak lain yang terlibat. Transparansi dalam proses hukum menjadi tuntutan utama tim pembela agar kasus ini menjadi jelas bagi publik.
"Kami sama sekali tidak tahu apa-apa," kata Antonio D’Avirro saat memberikan pernyataan singkat mengenai ketidakjelasan berkas perkara kliennya.
Gianluca Rocchi sendiri telah mengambil langkah besar dengan mengundurkan diri dari jabatan kepala Komisi Wasit Nasional Italia (CAN). Ia secara konsisten membantah tuduhan intervensi dalam sejumlah pertandingan yang kini sedang diselidiki oleh jaksa Maurizio Ascione.