PORTALBENGKULU.ID - Rencana pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai eksportir tunggal untuk komoditas strategis melalui Danantara kini tengah menjadi sorotan hangat. Langkah besar ini diproyeksikan dapat membawa perubahan signifikan pada tata kelola perdagangan luar negeri Indonesia.

Gagasan strategis pemerintah ini memicu berbagai tanggapan dari kalangan dunia usaha nasional. Dilansir dari Infotren.id, salah satu pandangan menarik datang dari calon pemimpin organisasi pengusaha di daerah yang melihat potensi besar di balik kebijakan tersebut.

Calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Gorontalo, Fauzan Fadel, memberikan pandangannya terkait wacana besar ini. Ia menilai bahwa integrasi sistem ekspor di bawah payung Danantara dapat menjadi batu loncatan penting bagi perekonomian.

"Sistem BUMN eksportir tunggal untuk komoditas strategis melalui Danantara sebenarnya berpotensi menjadi peluang emas bagi seluruh pengusaha nasional. Namun, hal ini bisa terwujud asalkan dalam pelaksanaannya tetap mengedepankan asas kolaborasi serta keberpihakan yang nyata pada dunia usaha," ujar Fauzan Fadel.

Penguatan peran negara dalam mengendalikan arus ekspor sumber daya alam dinilai sebagai langkah taktis yang krusial. Kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi makro Indonesia di kancah internasional.

"Langkah memperketat kontrol negara atas ekspor komoditas strategis ini sangat krusial untuk mengamankan devisa negara. Selain itu, kebijakan ini juga penting untuk menciptakan transparansi harga yang adil serta meningkatkan posisi tawar Indonesia di pasar global," kata Fauzan Fadel.

Kendati demikian, kesuksesan kebijakan ini tidak boleh hanya dirasakan oleh korporasi besar di tingkat pusat saja. Sinergi yang inklusif hingga ke tingkat daerah menjadi kunci utama keberhasilan program Danantara ini.

"Namun, aturan baru ini wajib memberikan dampak positif yang konkret bagi para eksportir lokal dan pelaku usaha di daerah. Sektor logistik hingga pelaku UMKM di seluruh penjuru tanah air juga harus merasakan manfaatnya," tutur Fauzan Fadel.

Dengan adanya keselarasan antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan pelaku usaha, program eksportir tunggal ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata. KADIN Gorontalo pun menyatakan siap mengawal implementasi kebijakan ini agar berjalan optimal di daerah.