PORTALBENGKULU.ID - Juventus berpeluang besar untuk memperkokoh posisi mereka di zona empat besar klasemen Serie A saat menjamu Hellas Verona pada Minggu, 3 Mei 2026. Pertandingan ini menjadi momen yang sangat krusial bagi Si Nyonya Tua dalam upaya mengamankan tiket Liga Champions musim depan.

Persaingan di papan atas Liga Italia saat ini tergolong sangat sengit menjelang berakhirnya kompetisi. "Tim asuhan Luciano Spalletti saat ini unggul tiga poin dalam persaingan zona elite tersebut meskipun hanya meraih hasil imbang pekan lalu," dilansir dari Bola.

Hanya delapan poin yang memisahkan lima tim di bawah Inter Milan yang posisinya hampir dipastikan menjadi juara musim ini. Dengan sisa empat pertandingan, Juventus memiliki jadwal yang relatif menguntungkan karena akan menghadapi tim-tim yang kerap mereka dominasi seperti Lecce dan Torino.

Performa tim menunjukkan stabilitas yang mengesankan dengan meraih lima kemenangan dari tujuh laga liga terakhir. Lini belakang menjadi fondasi utama kesuksesan tersebut, di mana mereka tercatat hanya kebobolan satu gol dalam periode tersebut.

Sejak kedatangan pelatih baru pada akhir tahun lalu, pertahanan Juventus bertransformasi menjadi benteng yang sangat kokoh. "Juventus menjadi tim yang paling sulit ditembus dengan rekor empat clean sheet beruntun yang membuat lawan sulit melepaskan tembakan," kata Luciano Spalletti.

Keunggulan bermain di markas sendiri juga menjadi modal berharga bagi Juventus untuk meraih poin penuh. Catatan statistik menunjukkan bahwa tim asal Turin ini hanya mengalami satu kekalahan dalam 21 pertandingan terakhir Serie A di kandang mereka sendiri.

Berbanding terbalik dengan tuan rumah, Hellas Verona datang dengan status tim yang sudah dipastikan terdegradasi ke Serie B. Kepastian ini didapat setelah mereka hanya mampu bermain imbang melawan Lecce, sementara para kompetitor mereka berhasil meraih kemenangan.

Pelatih interim tim tamu mengakui bahwa skuadnya sedang berada dalam situasi yang sangat sulit untuk bangkit. "Tim saat ini hanya sanggup mengoleksi satu poin dari enam pertandingan terakhir dan memiliki catatan kekalahan terbanyak," ujar Paolo Sammarco.

Dalam hal komposisi pemain, Juventus diperkirakan bisa menurunkan Dusan Vlahovic, namun kondisi Kenan Yildiz masih dipantau. "Persentase kemenangan Juventus mengalami penurunan hingga 36 persen saat Yildiz tidak bermain sebagai starter di lapangan," dilansir dari Bola.