PORTALBENGKULU.ID - Aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat meningkatkan pengamanan wilayah melalui operasi cipta kondisi pada Senin (25/5/2026) dini hari. Dalam patroli tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial AM yang kedapatan membawa obat-obatan keras jenis daftar G.
Pemuda tersebut kedapatan membawa lima butir pil tramadol yang disimpan di dalam sepeda motornya. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Detikcom, penangkapan ini dilakukan saat petugas menyisir area rawan di wilayah Jakarta Pusat.
Sebanyak 145 personel gabungan diterjunkan untuk menyisir sejumlah titik rawan konflik dan kejahatan jalanan. Area patroli meliputi wilayah Gambir, Tanah Abang, Menteng, Sawah Besar, Kemayoran, Senen, Cempaka Putih, hingga Johar Baru.
Selain mengamankan AM, polisi juga menemukan dua bilah senjata tajam jenis celurit tanpa pemilik di kawasan Underpass Senen dan Rawasari Selatan. Petugas turut menyita beberapa unit sepeda motor yang tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan yang sah.
"Kegiatan operasi cipta kondisi ini rutin kami lakukan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya pada jam rawan malam hingga dini hari di wilayah Jakarta Pusat," kata Kombes Reynold E.P. Hutagalung.
Kasus penemuan obat keras tersebut kini telah dilimpahkan ke unit terkait untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi terus mendalami asal-usul obat keras yang dibawa oleh pemuda tersebut guna mencegah peredaran yang lebih luas di masyarakat.
"Terhadap satu orang yang kedapatan membawa obat keras jenis tramadol saat ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh anggota," ujar Kombes Reynold E.P. Hutagalung.
Kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus mengintensifkan patroli malam guna mempersempit ruang gerak para pelaku kriminalitas. Langkah preventif ini diharapkan dapat memberikan rasa aman yang maksimal bagi warga ibu kota, terutama pada jam-jam rawan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membawa senjata tajam, menghindari penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang, serta bersama-sama menjaga keamanan lingkungan," tutur Kombes Reynold E.P. Hutagalung.