PORTALBENGKULU.ID - Kondisi cuaca di wilayah Bandung Raya diprediksi akan mengalami perubahan signifikan pada akhir pekan ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi adanya potensi turunnya hujan di sejumlah titik pada hari Minggu, 24 Mei 2026.
Informasi mengenai perkembangan cuaca terbaru ini diperoleh berdasarkan data resmi yang dilansir dari Detikcom. Berdasarkan analisis satelit cuaca terbaru, terdapat perbedaan intensitas curah hujan yang cukup mencolok antara wilayah kabupaten dan kota.
Wilayah Kabupaten Bandung diproyeksikan akan menerima curah hujan dengan intensitas yang lebih tinggi dibandingkan area perkotaan. Di daerah ini, hujan dengan intensitas sedang diperkirakan bakal mengguyur sepanjang hari dengan suhu udara berkisar antara 17 hingga 22 derajat Celsius.
Selain suhu yang dingin, tingkat kelembapan udara di Kabupaten Bandung juga diperkirakan sangat tinggi, yakni mencapai rentang 90 hingga 97 persen. Kondisi kelembapan yang ekstrem ini berpotensi membuat hawa dingin terasa lebih menusuk bagi masyarakat setempat.
Sementara itu, wilayah Kota Bandung diprediksi hanya akan mengalami hujan dengan intensitas ringan. Suhu udara di area perkotaan ini diperkirakan sedikit lebih hangat, berada pada kisaran 20 hingga 26 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan berkisar antara 73 hingga 97 persen.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu mempersiapkan perlengkapan pelindung hujan, seperti payung atau jas hujan, terutama saat hendak melakukan aktivitas di luar ruangan," kata pihak BMKG.
"Peringatan ini sangat penting untuk diperhatikan oleh warga yang berada di wilayah Kabupaten Bandung karena adanya potensi menghadapi hujan dengan intensitas sedang," ujar perwakilan BMKG.
"Para pengendara juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan lebih berhati-hati ketika melintas di jalan raya guna mengantisipasi kondisi jalanan yang licin serta berkurangnya jarak pandang," tutur lembaga meteorologi tersebut.
"Selain keselamatan berkendara, masyarakat diharapkan dapat terus menjaga kondisi kesehatan tubuh di tengah situasi cuaca yang cenderung dingin dan lembap tersebut," pungkas pihak BMKG.