PORTALBENGKULU.ID - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melaksanakan ibadah Salat Idul Adha bersama masyarakat di Masjid Al Hikmah, Desa Mekarharja, Kota Banjar pada Rabu (27/5/2026). Dalam kunjungan ke wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah tersebut, ia menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur pedesaan, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Kehadiran pemimpin yang akrab disapa KDM ini telah dinantikan oleh warga setempat sejak pagi hari sekitar pukul 06.15 WIB. Usai menunaikan ibadah, ia langsung membaur dan berdialog dengan para jemaah guna menyerap aspirasi terkait ketersediaan pangan serta kondisi fasilitas umum di desa tersebut.
"Sampurasun! Bagaimana kabar bapak dan ibu sekalian? Apakah persediaan daging untuk hari ini sudah aman di rumah masing-masing?" tanya Dedi Mulyadi.
Sebelum ibadah dimulai, sebanyak 1.661 paket daging sapi segar telah dibagikan secara langsung kepada warga setempat. Langkah ini diambil agar masyarakat dapat segera mengolah makanan tanpa harus mengantre lama menunggu proses penyembelihan hewan kurban selesai.
"Pembagian ini bertujuan agar warga tidak perlu mengantre hingga siang hari hanya untuk mendapatkan daging, sebab terkadang setelah menunggu lama, mereka justru hanya mendapatkan bagian tulang saja," ujar Dedi Mulyadi.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini tengah memfokuskan program pembangunan pada kawasan pedesaan, terutama dalam peningkatan kualitas jalan, rumah layak huni, dan penerangan jalan umum. Selain perbaikan jalan, rencana renovasi musala tempat warga beribadah juga menjadi agenda prioritas yang disampaikan.
"Masyarakat di pedesaan sebenarnya memiliki loyalitas yang sangat tinggi terhadap negara, namun sayangnya mereka sering kali menjadi pihak paling akhir yang merasakan dampak pembangunan," kata Dedi Mulyadi.
Selain masalah fisik infrastruktur, Gubernur juga menyoroti pergeseran perilaku generasi muda di desa yang dinilai semakin konsumtif akibat pengaruh gawai dan kepemilikan sepeda motor. Warga pun diimbau untuk lebih bijaksana dalam mengelola keuangan rumah tangga demi masa depan anak-anak.
"Kami akan segera memperbaiki fasilitas musala di tempat ini agar lebih layak, tidak perlu berukuran megah namun yang terpenting adalah kenyamanan bagi warga yang beribadah," kata Dedi Mulyadi.