PORTALBENGKULU.ID - Aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dihentikan sementara waktu dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Penghentian operasional pasar modal ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari berturut-turut.

Dilansir dari Market, otoritas bursa menutup perdagangan pada Rabu (27/5/2026) bertepatan dengan perayaan Iduladha, lalu berlanjut pada Kamis (28/5/2026) untuk Cuti Bersama. Para pelaku pasar baru dapat melakukan transaksi kembali ketika bursa resmi dibuka pada Jumat (29/5/2026).

Sebelum memasuki masa libur panjang tersebut, Indeks Harga Saham Ganbungan (IHSG) terpantau mengalami tekanan signifikan pada perdagangan Selasa (26/5/2026). IHSG menyudahi hari di zona merah dengan koreksi sebesar 1,23 persen ke level 6.130,19 setelah bergerak di rentang 6.124,79 hingga 6.286,87.

Kondisi pasar menunjukkan performa yang kurang bergairah dengan dominasi saham yang mengalami penurunan harga. Tercatat sebanyak 461 saham melemah, 240 saham bergerak stagnan, dan hanya 258 saham yang mampu mencatatkan penguatan pada penutupan sore itu.

Pelemahan ini turut menyeret sejumlah saham unggulan, seperti PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) yang merosot 10,68 persen ke posisi Rp4.890. Penurunan ini diikuti oleh PT Astra International Tbk. (ASII) yang terpangkas 8,48 persen ke Rp5.125, serta PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) yang tergerus 8,11 persen ke Rp1.190.

Beberapa emiten lain yang ikut melemah antara lain PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) yang turun 5,71 persen ke Rp330 dan PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) yang merosot 4,56 persen ke Rp2.720. Tekanan jual juga melanda saham MBMA yang terkoreksi 4,03 persen, EXCL turun 3,82 persen, serta BBTN yang melemah 3,60 persen.

Di tengah pelemahan indeks, beberapa emiten justru mencatat performa positif, dipimpin oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang melonjak 5,46 persen ke level Rp3.090. Saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) juga menguat 5,07 persen, diikuti PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) naik 3,91 persen, dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) terangkat 1,82 persen.

Sektor komoditas dan energi turut memberikan perlawanan terhadap pelemahan indeks pada hari terakhir perdagangan sebelum libur. Saham PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA) terkerek naik sebesar 1,43 persen, disusul PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) menguat 1,07 persen, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) naik 0,91 persen, serta PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) yang naik 0,89 persen.

Situasi pergerakan indeks ini mendapat perhatian dari analis teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda. Ia menilai posisi IHSG saat ini telah berhasil bertahan di area support 5.900 hingga 6.100 dan memiliki peluang melanjutkan kenaikan terbatas menuju resistance 6.250 sampai 6.300.