PORTALBENGKULU.ID - Gunung Ibu yang terletak di Pulau Halmahera, Maluku Utara, kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik pada Selasa pagi. Fenomena alam ini terjadi tepat pada tanggal 19 Mei 2026 dan menjadi perhatian bagi pihak terkait.
Berdasarkan data pengamatan, erupsi tersebut tercatat berlangsung pada pukul 09.24 WIT. Peristiwa ini menambah catatan aktivitas vulkanik pada salah satu gunung api paling aktif di wilayah Provinsi Maluku Utara tersebut.
Erupsi kali ini ditandai dengan munculnya kolom abu vulkanik yang membumbung cukup tinggi ke angkasa. Tinggi kolom abu tersebut teramati mencapai sekitar 800 meter dari atas puncak kawah gunung.
"Aktivitas terbaru ini ditandai dengan peluncuran kolom abu vulkanik yang membumbung tinggi mencapai kurang lebih 800 meter di atas puncak," dilansir dari INFOTREN.ID.
Hingga saat ini, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih terus memantau perkembangan Gunung Ibu secara intensif. Langkah ini diambil guna memastikan keselamatan masyarakat yang tinggal di sekitar lereng gunung.
Pihak berwenang memutuskan untuk tetap mempertahankan status gunung tersebut pada Level II atau Waspada. Keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas vulkanik yang terjadi belakangan ini.
"PVMBG masih mempertahankan status Waspada untuk Gunung Ibu setelah melihat perkembangan aktivitas vulkanik yang terjadi," dilansir dari INFOTREN.ID.
Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi bahaya yang mungkin timbul. Sangat disarankan untuk tidak mendekati radius bahaya yang telah ditetapkan oleh pihak PVMBG.
Pemantauan selama 24 jam terus dilakukan oleh petugas di pos pengamatan untuk melihat kecenderungan aktivitas seismik. Koordinasi antara pemerintah daerah dan instansi terkait juga terus diperkuat sebagai langkah mitigasi bencana.