PORTALBENGKULU.ID - Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus berkomitmen mendukung sektor UMKM melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada periode Mei 2026. Fasilitas pembiayaan ini tetap menjadi primadona bagi para pelaku usaha kecil yang membutuhkan suntikan modal kerja untuk pengembangan bisnis.
"Pembiayaan ini sangat diminati karena menawarkan suku bunga yang kompetitif sebesar 6 persen efektif per tahun dengan masa pinjaman hingga 60 bulan," dilansir dari Money.
Melalui gambaran simulasi angsuran yang disediakan, calon nasabah kini dapat merencanakan keuangan mereka dengan lebih matang sebelum mengajukan kredit. Penyesuaian antara cicilan bulanan dan arus kas bisnis menjadi kunci utama agar beban pembayaran tidak mengganggu operasional usaha.
Plafon pinjaman senilai 40 juta rupiah menjadi salah satu nominal yang paling banyak dicari dan diajukan oleh para pelaku usaha mikro. Besaran cicilan bulanan diketahui akan semakin terjangkau apabila debitur memilih jangka waktu atau tenor yang lebih panjang.
Namun, pelaku usaha perlu mempertimbangkan bahwa pemilihan tenor yang panjang juga berdampak pada total akumulasi bunga yang dibayarkan. Setiap angka cicilan yang muncul dalam simulasi bisa saja bervariasi di lapangan tergantung pada hasil analisis kredit dan kebijakan perbankan.
Terdapat beberapa kriteria wajib yang harus dipenuhi oleh pemohon agar berkas pengajuan modal usaha dapat segera diproses ke tahap selanjutnya. Calon debitur harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dengan usia minimal 17 tahun atau sudah berstatus menikah.
Selain itu, usaha produktif yang dijalankan oleh pemohon disyaratkan telah beroperasi secara aktif sekurang-kurangnya selama enam bulan. Calon debitur juga tidak diperkenankan sedang dalam masa menerima kredit produktif dari lembaga perbankan lainnya.
Dokumen administrasi yang perlu disiapkan meliputi e-KTP, Kartu Keluarga, serta surat izin usaha resmi seperti NIB, IUMK, atau SKU. Khusus untuk pengajuan pinjaman yang berada di atas nominal 50 juta rupiah, pemohon wajib melampirkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
Prosedur pengajuan pinjaman modal usaha ini dapat ditempuh melalui dua jalur akses utama yang disediakan oleh pihak bank. Calon nasabah bisa mendatangi langsung kantor cabang terdekat atau mengajukannya secara praktis melalui aplikasi BRImo.