PORTALBENGKULU.ID - Upaya pencarian intensif terhadap seorang siswa sekolah dasar yang dilaporkan hilang di Danau Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban berinisial GAN (12) pada Rabu (6/5/2026).
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari ketiga operasi pencarian. Sebelumnya, siswa yang akrab disapa Greis tersebut dilaporkan tenggelam dan hilang sejak Senin (4/5/2026) saat sedang beraktivitas di kawasan wisata tersebut.
Lokasi penemuan jasad Greis berada di dasar danau yang cukup dalam. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Detikcom, korban merupakan warga asal Kampung Maras, Desa Golo Loni, Kecamatan Rana Mese.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere, Fathur Rahman, memberikan konfirmasi mengenai penemuan ini. Ia menjelaskan bahwa posisi jasad korban berada tidak jauh dari titik awal dilaporkannya insiden tersebut.
"Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia sekitar 20 meter dari lokasi kejadian awal," ujar Fathur Rahman.
Segera setelah ditemukan di dasar danau, petugas langsung melakukan proses evakuasi terhadap jenazah Greis. Tim SAR kemudian menyerahkan jasad korban kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.
Insiden tragis ini bermula ketika korban bersama teman-temannya sedang bermain dan menaiki rakit di kawasan wisata tersebut. Greis dilaporkan melompat dari rakit ke dalam air, namun ia tidak pernah muncul kembali ke permukaan hingga dinyatakan tenggelam.
Danau Rana Mese sendiri merupakan destinasi wisata alam yang terletak sekitar 25 kilometer dari pusat kota Ruteng. Objek wisata ini memiliki luas mencapai 5 hektare dengan kedalaman air yang cukup ekstrem, yakni hingga 43 meter.
Kawasan wisata ini berada di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut dan dikelilingi oleh hutan tropis yang rimbun. Secara geologis, danau ini terbentuk dari kawah hasil letusan Gunung Ranaka yang terjadi ratusan tahun silam.