PORTALBENGKULU.ID - Pagi hari di Kota Bandung pada Jumat, 29 Mei 2026, dibuka dengan hembusan angin sejuk yang cukup menusuk kulit. Suhu udara yang menyentuh angka 18 derajat Celsius menyambut warga yang bersiap memulai aktivitas mereka di penghujung pekan.
Langit di atas kawasan Kota Kembang ini diprediksi akan didominasi oleh awan tebal sebelum potensi hujan ringan mengguyur pada siang hingga malam hari. Informasi mengenai kondisi cuaca ini diperoleh berdasarkan data yang dilansir dari Detikcom.
Seiring berjalannya waktu, matahari yang tertutup awan membuat suhu udara perlahan merangkak naik hingga menyentuh angka 27 derajat Celsius di siang hari. Namun, kelembapan udara yang tinggi membuat suasana di area padat kendaraan terasa sedikit lebih gerah dan lembap.
Memasuki sore hari, gumpalan awan kelabu diperkirakan mulai menebal di langit Bandung sebagai penanda datangnya rintik hujan. Perubahan cuaca ini berpotensi memicu kepadatan arus lalu lintas di sejumlah titik krusial, seperti pusat kota dan jalur menuju Bandung utara.
Para pengendara sepeda motor yang hendak pulang ke rumah diimbau untuk selalu menyediakan jas hujan di dalam bagasi kendaraan mereka. Langkah antisipasi ini sangat penting agar perjalanan pulang tetap aman tanpa terhambat guyuran hujan yang turun mendadak.
Ketika malam tiba, tingkat kelembapan udara di Kota Bandung diproyeksikan melonjak hingga mencapai angka 98 persen. Kondisi tersebut memicu hawa dingin yang lebih menusuk, terutama bagi masyarakat yang tinggal di dataran tinggi atau kawasan yang masih rimbun pepohonan.
Meski membatasi ruang gerak, suasana mendung yang diikuti hujan ringan ini justru menghadirkan ketenangan tersendiri bagi sebagian warga. Aroma tanah basah yang khas dan udara bersih setelah hujan membuat atmosfer kota terasa lebih nyaman untuk menikmati malam akhir pekan.
Bagi masyarakat yang memiliki agenda di luar ruangan, memantau perkembangan cuaca secara berkala sangatlah disarankan. Pasalnya, perubahan cuaca yang berlangsung cepat membuat hujan ringan bisa turun secara tiba-tiba dalam durasi singkat secara merata.
Selain mempersiapkan payung, warga juga diharapkan tetap menjaga imunitas tubuh agar tidak mudah terserang penyakit di tengah suhu yang dingin ini. Menggunakan pakaian hangat saat bepergian di malam hari serta memenuhi kebutuhan cairan menjadi langkah sederhana yang sangat dianjurkan.