PORTALBENGKULU.ID - Kegagalan AC Milan mengamankan tiket Liga Champions untuk musim depan memicu reaksi keras dari pihak manajemen tertinggi klub. Pemilik mayoritas I Rossoneri, Gerry Cardinale, dikabarkan tengah bersiap mengambil langkah tegas berupa perombakan besar-besaran di jajaran direksi dan tim kepelatihan.
Langkah drastis ini dipicu oleh hasil mengecewakan pada laga pamungkas Serie A, di mana AC Milan takluk 1-2 dari Cagliari. Padahal, skuad asuhan Massimiliano Allegri tersebut hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengunci posisi empat besar di klasemen akhir.
Dalam pertandingan krusial tersebut, AC Milan sebenarnya sempat unggul cepat lewat gol Alexis Saelemaekers pada menit kedua berkat umpan matang Santiago Gimenez. Namun, Cagliari berhasil membalikkan keadaan melalui gol Gennaro Borrelli pada menit ke-20 dan sundulan Juan Rodriguez di menit ke-57.
Update Pariwisata Global: Taiwan Tembus 5 Besar Destinasi Terpopuler Asia dan Dampak Ekonominya
Akibat kekalahan ini, AC Milan harus puas finis di peringkat kelima dengan raihan 70 poin, dilansir dari Bola. Posisi mereka di zona Liga Champions direbut oleh Como yang melesat ke peringkat keempat dengan 71 poin setelah menang telak 4-1 atas Cremonese.
Kegagalan finis di empat besar ini memicu kekecewaan mendalam dari Gerry Cardinale selaku pemimpin RedBird Capital Partners. Evaluasi menyeluruh ini diprediksi akan berdampak langsung pada posisi CEO Giorgio Furlani, Direktur Olahraga Igli Tare, Direktur Teknis Geoffrey Moncada, hingga Senior Advisor Zlatan Ibrahimovic.
Selain jajaran manajemen, posisi pelatih kepala Massimiliano Allegri kini juga berada di ujung tanduk. Padahal, mantan pelatih Juventus tersebut baru kembali menangani klub pada musim panas lalu dan masih terikat kontrak hingga Juni 2027.
"Kita semua harus melihat jalannya musim ini secara menyeluruh karena para pemain sebenarnya sudah berjuang dan memberikan kemampuan terbaik mereka di lapangan," ujar Massimiliano Allegri.
Meskipun masa depannya di San Siro kini dipenuhi ketidakpastian, Allegri mencoba untuk tetap tenang dalam menyikapi situasi sulit pascapertandingan tersebut.
"Kami menyadari adanya kesalahan, termasuk keputusan saya dalam enam kekalahan musim ini, namun evaluasi akhir harus tetap dilakukan dengan kepala dingin meskipun hasil akhir ini sangat memengaruhi penilaian," kata Massimiliano Allegri.