PORTALBENGKULU.ID - Presiden Real Madrid, Florentino Perez, dikabarkan akan segera mengadakan pertemuan tatap muka dengan bintang timnya, Kylian Mbappe. Langkah ini diambil manajemen klub setelah munculnya serangkaian kontroversi yang memicu ketegangan di dalam internal Los Blancos.

Pemanggilan mendadak ini merupakan buntut dari sikap Mbappe yang melontarkan kritik secara terbuka terhadap sang pelatih, Alvaro Arbeloa. Pernyataan kontroversial tersebut disampaikan penyerang asal Prancis itu setelah pertandingan berakhir di Santiago Bernabeu pada Kamis malam waktu setempat.

Kondisi hubungan antara Mbappe dengan pihak klub maupun para penggemar dilaporkan semakin memburuk, sebagaimana dilansir dari Bola. Tekanan publik terhadap sang pemain kian meningkat, terutama setelah ia mendapatkan sorakan negatif dari suporter sendiri saat tampil melawan Real Oviedo.

Manajemen Real Madrid kini merasa sangat khawatir dengan perkembangan situasi yang melibatkan pemain bintang mereka tersebut. Selain gestur di depan publik, sikap Mbappe di ruang ganti dan renggangnya hubungan dengan rekan setim menjadi perhatian serius jajaran direksi.

Padahal, Florentino Perez awalnya hanya berencana memberikan teguran ringan terkait kedisiplinan sebelum turnamen Piala Dunia 2026 dimulai. Namun, situasi berubah drastis setelah komentar pedas Mbappe di media massa pascapertandingan yang dianggap melampaui batas.

"Bahwa dalam skuad ini, tidak ada satu orang pun yang posisinya tidak bisa digantikan oleh pemain lain," tegas Florentino Perez.

Pernyataan tersebut menunjukkan sikap tegas sang presiden dalam menjaga wibawa klub di tengah isu keretakan tim. Padahal, beberapa hari sebelumnya, Perez sempat memberikan pujian setinggi langit dengan menyebut kapten Timnas Prancis itu sebagai pemain terbaik yang dimiliki Madrid.

Agenda pertemuan yang dijadwalkan pada 17 Mei 2026 ini akan dimanfaatkan Perez untuk menegaskan kembali aturan kedisiplinan yang berlaku di klub. Selain itu, manajemen ingin memastikan sejauh mana komitmen serta niat Mbappe untuk bertahan pada musim kompetisi mendatang.

Situasi ini cukup mengejutkan mengingat performa gemilang Mbappe sebelumnya, termasuk saat mencetak hattrick ke gawang Manchester City pada Februari 2025. Kini, masa depan sang pemain di ibu kota Spanyol menjadi tanda tanya besar bagi banyak pihak.