PORTALBENGKULU.ID - Pertandingan La Liga antara Sevilla dan Real Sociedad baru-baru ini menjadi sorotan karena keputusan Real Sociedad untuk menolak tawaran penghormatan atau pasillo dari tuan rumah Sevilla FC.
Keputusan ini diambil meskipun Real Sociedad baru saja merengkuh gelar juara Copa del Rey sekitar dua pekan sebelumnya.
Laporan dari media lokal mengonfirmasi bahwa pihak Sevilla FC sebenarnya telah mengajukan proposal secara resmi untuk memberikan penghormatan tradisional tersebut sebelum sepak mula dimulai.
Namun, sumber internal klub Sevilla menyatakan bahwa kubu tim tamu yang dipimpin oleh pelatih Luis Garcia Plaza memilih untuk tidak menerima seremonial pasillo tersebut sebelum pertandingan krusial itu berlangsung.
"Kami memutuskan untuk fokus pada pertandingan dan tidak terganggu oleh seremonial yang tidak penting," ujar Luis Garcia Plaza, pelatih Real Sociedad.
Meski tanpa seremoni penghormatan bagi lawan, atmosfer di dalam stadion tetap berlangsung meriah dengan dukungan penuh dari ribuan pendukung tim tuan rumah yang memadati tribun.
Lagu kebangsaan Himne del Centenario Sevilla dikumandangkan secara a kapela oleh para suporter untuk membakar semangat para pemain dalam upaya menjauh dari zona degradasi.
Ribuan syal dan bendera merah-putih memenuhi stadion seiring dengan ambisi besar klub berjuluk Los Nervionenses untuk mengamankan poin penuh di kandang sendiri.
Dilansir dari media lokal, keputusan Real Sociedad untuk menolak tawaran penghormatan dari Sevilla dapat menjadi strategi untuk menghindari tekanan dan fokus pada pertandingan.