PORTALBENGKULU.ID - Suasana sunyi di kawasan kampus Universitas Syiah Kuala (USK) Aceh mendadak berubah menjadi kepanikan luar biasa pada Kamis pagi, 21 Mei 2026. Sebelum fajar menyingsing, kepulan asap tebal mulai membubung tinggi dari salah satu sudut penting di area akademis tersebut.
Tepat pada pukul 04.40 WIB, kobaran api besar dilaporkan mulai melahap bangunan di kawasan Fakultas Pertanian. Peristiwa yang terjadi begitu cepat ini langsung menggegerkan warga kampus dan masyarakat sekitar yang berada di lokasi kejadian.
Kebakaran hebat tersebut melanda fasilitas gedung laboratorium utama yang selama ini menjadi pusat penelitian mahasiswa dan dosen. Dilansir dari INFOTREN.ID, amukan si jago merah dengan cepat merambat dan merusak parah seluruh struktur fisik bangunan penting tersebut.
Tidak hanya merusak struktur luar, api yang berkobar dahsyat juga melahap habis seluruh isi di dalam laboratorium pertanian USK. Berbagai peralatan riset dan dokumen penting yang ada di dalamnya diduga tidak sempat diselamatkan dari kobaran api.
Dampak dari musibah ini ternyata tidak hanya terbatas pada kerusakan area dalam gedung laboratorium saja. Beberapa unit kendaraan bermotor yang tengah terparkir di sekitar area kejadian juga ikut hangus terbakar akibat paparan suhu panas ekstrem.
Upaya pemadaman segera dilakukan oleh petugas guna mencegah api merambat lebih luas ke gedung fakultas lainnya di lingkungan kampus. Lokasi kejadian yang berada di tengah kompleks akademis sempat menyulitkan proses evakuasi awal di tengah kepanikan pagi hari itu.
Hingga saat ini, penyebab pasti dari kebakaran yang menghanguskan fasilitas vital akademis ini masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. Isu mengenai adanya ketegangan di lingkungan kampus serta kerusakan fasilitas lain juga tengah menjadi perhatian dalam penyelidikan tersebut.